Cerita Parenting

[Review FSG] “The Magic of Book”


Ketika buku dan tumbuh kembang anak berhubungan… Kok bisa ya? Yuk simak review acara family support  group “The Magic of Book” kali ini🙂
Seperti yang sudah kita ketahui bersama, membaca buku memiliki banyak manfaat positif jika dijadikan kebiasaan. Tapi tahukah jika orang tua membacakan buku kepada anak sejak dini dapat membantu pemahaman konsep matematika?

Ha? Emangnya nyambung ya?
Ternyata nyambung, bu ibuu…🙂

Dengan membacakan buku kepada anak dimulai dari: judul > isi > penutup; anak belajar untuk berpikir logis dan sistematis. Tau kan otak anak baru dapat berpikir secara konkrit dan sederhana? Nah, dengan membiasakan membacakan buku secara sistematis tersebutanak belajar hubungan sebab-akibat (jika buku dibuka/dibacakan, nantinya harus selesai/ditutup), dengan hal sesimpel itu anak dapat diajarkan disiplin dan tanggung jawab tanpa perlu paksaan. Bahwa apa-apa yg sudah dimulai, harus selesai dan ada konsekuensinya.

Membiasakan membacakan judul buku serta nama pengarangnya, dan bagian akhir buku tersebut (nama penerbit, dan lain-lain) bahkan juga dapat mengajarkan anak bahwa “sesuatu” tidak datang begitu saja. Pasti ada prosesnya yang terkadang nggak sebentar.

Keren ya buibu? Nggak cuma isi dari buku saja yg perlu kita, sebagai orang tua, utamakan. Tetapi banyak hal magic lain yang kita temukan dari proses membaca buku itu sendiri🙂

Proses pendampingan itu dapat membentuk bonding, kepercayaan, dan kenyamanan untuk anak…

Nah, hal magic dari buku ternyata nggak bisa dicapai kalo kita cuma membelikan buku aja ke anak, terus kita suruh dia baca atau main2 dengan bukunya sendiri, buibu. Poin penting yang sebenarnya adalah: dampingi anak saat membaca. Proses pendampingan itu dapat membentuk bonding, kepercayaan, dan kenyamanan untuk anak. Dengan proses interaktif orang tua bertanya kepada anak tentang isi buku, imajinasi & kreativitas anak dapat terasah. Dan sedari dini, anak dapat terbiasa untuk mengungkapkan sesuatu atau ide-ide dalam otaknya.

Orang tua juga dapat mengajak anak membaca sambil menari2, menyanyi, menyentuh benda-benda nyata yang ada di buku, membuat anak belajar dengan semua panca inderanya. Sehingga membantu otak anak utk mengingat dgn baik (integrated sensory play).

Q: “Tapiii.. Anakku masih bayiii..”
A: “Justru ituu, golden time bangett… Tugas bayi 0-2 tahun adalah membuat bonding dengan lingkungan sekitar. Bacakan buku dengan tema cinta, kasih sayang, dan keluarga; sambil peluk anak, usap2 anak, saying “i love uto the baby, membuat baby percaya dengan orang sekitarnya bahwa ia diinginkan dan dihargai. Hal ini mempengaruhi regulasi dirinya saat toddler & dewasa kelak.

Q: “Anakku mana betaah dibacain buku gituu… Maunya larii ajaa..”
A: “Anak mempunyai waktu aktif dan pasif setiap harinya. Waktu aktif adalah saat anak butuh menggerakkan seluruh anggota badannya, ada yg bisa dibacakan pd saat ini, ada juga yg tidak 😂 Jika tidak bisa dibacakan pada saat aktif, pilihlah waktu pasif yaitu saat bangun tidur/menjelang tidur.
Bacakan dari awal buku, tengah buku dan penutup. Peluk anak, dan pangku anak utk dibacakan buku. Apresiasi anak, walaupun hanya 1 menit ia bertahan. Lakukan setiap hari, biasanya dari 1 menit lama-lama akan bertambah, hanya butuh konsistensi dari orangtua🙂

Q: “anakku sukanya robot2an ajaaa… Gak mau yang laiiin…”
A: “oo gapapaa, biarin dia pilih apa yang dia suka. Sedikit demi sedikit arahkan hal yang dia suka ke materi lain, misalkan robotnya main di taman, eh di taman ada apa aja yaa, ada pohon, dll…. Biarkan ia menyentuh lingkungan sekitar dgn contoh si robot.

Q: “anak aku sukanya bolak balik buku aja..”
A: “it’s ok bu, mainkan nada suara ibu dari kecil ke besar utk menarik perhatian anak agar tak membalik buku… ‘Eh eh liat deh yg ini apaaa.. Kupu-kupu niih, lagunya gimana yaa?'”

Q: “anakku bosenaaan baca buku….”
A: “ibu atau ayah bisa pilihkan buku interaktif, yang dapat disentuh, yang ada figur karakter tokohnya, atau yang ada buka tutup jawaban atau gambar tersembunyi… Dan balik ke poin pentingnya, Anda lah sebagai orangtua yg dapat membantu anak mencintai buku, bukan org lain ;)

Sekian sedikit review acara Family Support Group: The Magic of Book oleh Devi Raissa, M.Psi; Psikolog anak dan CEO & founder Rabbitholeid di Yayasan Rumah Siput Indonesia, Sabtu 19 November 2016 kemarin.

Ada yg ingin sharing atau menambahi? Monggo…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s