Cerita Ibu

“Dear Bride…”, Sebuah Cerita Saat Janji Pernikahan Terucap


Gak sengaja menemukan lagu ini di berita J-POP of The Week, punya Line Today. Sebuah lagu tentang seseorang yang berdoa akan kebahagiaan pernikahan sahabatnya. Bahagia, tetapi agak cemas karena merasa seperti “ditinggal”. Tapi kemudian ditutup dengan doa yang baik,

Ookina ai wo ima, kono basho de, chikau futari no, …shiawase wo inotteru yo

(I’ll always pray for your happiness who will pledge marriage vows here in this place…)

Lagu ini mixed feelings banget ya. Haha. Seketika merasakan menjadi si yang akan menikahnya (terbayang saat menikah dulu), apakah sahabat-sahabat merasakan bahagia dan sedih di saat yang bersamaan? (halah ini penulisnya GR aja! :p)

Kemudian kebayang juga ketika menghadiri “hari besar” sahabat-sahabat saya, yang saya nggak pernah nggak nangis when the vows being saidMbrebes mili! Aneh sih sebenarnya, wong udah menikah kok masih terharu begitu? Ya nggak sih? Haha. Tapi lagu ini mengungkapkan beberapa perasaan campur aduk itu. Let see!

blog

1. Perjuangan Mencapai Titik Pernikahan

Kyou kara kimi ga aruiteku, Atarashii mirai e no michi, Takusan no ai ni tsutsumarete
Ookina yume wo ima, Kono basho de, Kanaeru kimi wo, Kokoro kara, Hokori ni omou yo”

(Path of a new future that you’ll go through from now on will be covered with lots of love
For you who will make your big dream comes true right now, right here in this place
From the bottom of my heart, I’m really proud of you)

Everyone have their own difficult stories, untuk mencapai titik pernikahan ini. Ketika janji pernikahan terucap dan melihat sahabat berbahagia di pelaminan, rekaman flashback di otak saya: bagaimana naik turunnya “jalan” menuju kebahagiaan itu, biasanya selalu bikin saya totally  terharu!

Betapa beratnya cobaan untuk menikah, well, we all know, that syaithon doesn’t like people who get married! Maka itu cobaannya biasanya, adaaaaa ajaaa. Coba sebut nama teman yang tidak ada cobaan untuk menikahnya, bisa cerita tentang susahnya dia dengan mantannya dulu lah, sampai akhirnya menemukan si jodoh yang menawan sekali; ataupun susahnya menyatukan dua keluarga; atau bisa juga perasaan yang terombang-ambing yang dialami calon pengantin.
Rasanya tidak ada yang tidak mengalami, ya?

Dan betapa bangganya saya, ketika membayangkan kesusahan mereka itu, tapi mereka tetap gigih mempertahankan niat mulia mereka untuk menikah. Mengikat hubungan satu sama lain, karena Allooh. Sungguh manisnya suatu hubungan halal antara lelaki dan perempuan. And their beautiful and lots of love’s dreams come true…

blog

2. Tentang Dia yang Akan Menanggungmu

Ureshii hi mo, Fuan na hi mo, Kimi no soba ni wa, Kare ga iru yo
Nani ga atte mo, Shinpai nai yo, Kimi no koto wo.. Zutto.. zutto..
Soba de mite kita, Watashi ga mune hatte, Ieru nda kara

(In good days, In bad days, From now on..
He’ll be there right beside you
No matter what happens, I won’t worry anymore
I could proudly say that because I’m your besties who have watched over and spent
so much time with you..)

Ketika suka-duka berbagi dengan sahabat berlaku terbatas. Sedangkan dengan pasangan kelak, nggak bisa nggak blak-blakan! Susah, senang, dia yang akan kau bagi ceritanya. Ini juga selalu sukses bikin saya terharu.

Mengingat saat-saat curhat dengan sahabat, terbatas via telepon. Terbatas memberikan semangat dan saran, dan nasihat pengingat lainnya. Tetapi lain dengan suami nanti, dia yang akan bersama-sama merasakan kesedihanmu, wahai sahabat. Kalian akan saling tolong menolong dalam susah, sedih, jatuh bangunnya keluarga kelak. Nggak sendiri lagi… layaknya dulu…. :’)

Yang tentu saja saya nggak perlu cemas, karena sahabat sudah ditanggung oleh lelaki baik pilihannya. I know you have chosen the right one

blog

3. It’s ok to feel a bit lonely, eh?

Hontou wa chotto dake samishii nda yo, Sugoku tooku e icchau ki ga shite
Sukoshi ki wo tsukatte sasotte miru kara
Tama ni wa watashi ni mo tsukiatte ne

(To be honest, I feel a bit lonely
I think you’ll end up going faraway
I’ll be careful when asking you to hang out
But sometimes, accompany me, too, please….)

Nggak bohong, setelah merasa bahagia akan kebahagiaan pengantin baru, kemudian terselip perasaan sepi itu. Karena menjadi istri, berarti harus selalu siap dengan kebutuhan suami tambah lagi kehadiran anak! Random chatting bersama sahabat akan berbeda, bahkan terkadang nggak bisa random lagi karena sibuknya ia mengurus keluarga barunya.

Well, itulah konsekuensi menikah yang harus diterima seorang sahabat :’D Oke laaah, tapi sedikit melonggarkan waktu untukku sesekali saja, boleh kan? Pleaaaase… *puppy eyes*

blog

4. In the end, …congratulations on your marriage 🙂

Sono egao ga jibun no koto mitai ni
Ureshii yo kyou kono hi wo
Zutto zutto wasurenai yo, Ashita kara mo
Donna toki mo mimamotteru yo
Hontou ni omedetou
Shiawase ni natte ne

(Those smiles are just like my own happiness
I’m also happy for that
Today, this very moment
Forever & ever, I’ll never forget it
From tomorrow, too
Any times, I’ll watch over you
Congratulations on your wedding
Wishing you both happiness…)

Hai, sahabat, pada akhirnya senyum sumringahmu dengan pasangan terus terngiang-ngiang dalam pikiran untuk beberapa hari ke depan. Saya bahkan ikut berdebar-debar seperti menjadi pengantin baru lagi! Haha.

Dan bertahun-tahun kemudian, saya pun masih ingat bagaimana bahagianya pernikahan kalian itu :’) Pada akhirnya saya doakan semoga kalian terus diberikan kebahagiaan, kebarokahan dan keromantisan dalam rumah tangga, ya….. Aamiiin ^^

Salam sayang,
sahabatmu.

Credits:
Lyrics and translations from Dreamland Lyrics
PV Captured from this video

2 thoughts on ““Dear Bride…”, Sebuah Cerita Saat Janji Pernikahan Terucap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s