Cerita Ibu

Menjadi Tidak Terkenal


Ilmu ngaji malam tadi pas banget deh. Buat aku… buat kamu yang kekinian banget hehe. Tentang menjadi zuhud alias sederhana. Dimana salah satu raja-raja di surga kelak adalah orang iman yang di dunianya tidak diperhatikan. Atau tidak terkenal atau populer.

Dimana kini seseorang saling kejar mengejar, berlomba untuk menjadi terkenal. Untuk mendapat like terbanyak… follower terbanyak, love atau retweet terbanyak, dan macam-macam apalah itu namanya. Usaha untuk mencapai hal tersebut ada yang positif sampai negatif. Ada yang niatnya berbisnis sampai hanya sekedar sensasi kosong.

Iya, aku pun juga terkadang sedih jika menulis status, atau share foto dan lainnya di media sosial yang ternyata responnya kurang. Alias yang like sedikit. Terus iri sama orang yang bisa di like sampe 300an orang. Hahaha. Makanya hadist yang dimanqulkan tadi rasanya jleb banget buat aku.
Iya aku. Bukan kamu kok. Muehehe.

Introspeksi lagi jadinya. Untuk apa iri sama kepopuleran tersebut, yang mana kepopuleran tsb ternyata akan dipertanggungjawabkan lagi di akhirot. Emang aku udah siap ditanya nanti, niat kamu apa jadi populer gitu? dan kalau jawabannya bukan karena Allah, atau malah riya’, memangnya aku sudah siap dengan konsekuensi yang ditanggung di balik motif mendapat kepopuleran itu?

hwah. Kembali termenung setelah mendengar hadist tersebut. Rasanya konyol aja gitu selama ini suka bete sendiri kalo gak ada yang like. Hihi. Jadi ya udahlah. Nggak usah lebay gitu menang-menangan likers terbanyak. Mending penuhin blog ini. Sepi tapi bikin lega karena sudah berhasil mengeluarkan suatu ide di otak :3

Oh ya, hadist tersebut mengena juga terhadap orang kaya dan orang yang minta dielu2kan, salah satunya misalnya ingin dianggap orang ahli ibadah, ahli ilmu, dll. Cari mukanya ke sesama manusia. Sedangkan Allah lebih mencintai orang yang tidak begitu terlihat di antara manusia tetapi di dalam hatinya ketaqwaan terhadap Allah tinggi sekali. Niscaya orang iman tersebut jadi raja-raja di surga.

Luar biasa ya? :’)
alhamdulillah dapet hikmah lagi. Semoga bisa ngamalinnya😀 amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s