Uncategorized

Tentang Upadaya Orang-Orang Zaman Akhir


Wii.. agak berat ya judulnya? Tapi sejujurnya, beberapa waktu ini jadi kepikiran banget tentang hal tersebut. Sebel, kesel, dan aargh… kenapa sih orang-orang itu segitu inginnya membuat dunia baru sampai mempengaruhi umat muslim seperti itu. Sungguh, gue bergidik membayangkannya.

Do u know about the illumi*ation, fre*ma**n, dan kaum **onis itu? Gue tau tentang mereka juga baru sekitar 1-2 tahun yang lalu, karena kebetulan ada teman yang membagikan beberapa video mengenai seluk beluk mereka. Lebih kepada seluk beluk musik-musik Indonesia sih video itu. Betapa berkaitan eratnya beberapa musik dan artis Indonesia tersebut dengan the ill*****ion, yang notabene menurut pembuat video, mereka ini pendukung salah satu makhluk Allooh yang menjadi tanda-tanda kiamat besar, ya, dajjal.

Kalau melihat videonya, dan ternyata… banyak banget artikel-artikel yang membahas hal di atas, itu ya, masya Allooh. Mereka ini berupadaya sedemikian rupa untuk menghancurkan kaum muslim, merusak mental ummat muslim, dengan cara yang haluuuss banget, sampai yang ekstrim banget juga ada. Cara yang halus itu salah satu contohnya, mendengarkan musik-musik, menyebarkan kebudayaan mereka yang sesungguhnya dibenci Nabi Muhammad SAW, dan banyak lagi. Sedangkan cara yang ekstrim sih katanya sampai membajak pesawat, dan menabrakkannya ke salah satu gedung tertinggi di dunia, memfitnah kaum muslim yang melakukannya, tapi ternyata mereka yang melakukan tipu muslihat tersebut.

Grr. Kesel nggak sih? Kesel banget.

Terus dari video yang gue lihat di atas itu, yang musik-musik itu ya… menurut pembuat video, ternyata banyak penyanyi di dunia menjadi pendukung daj*al dengan menunjukkan foto-foto satu mata. Menutup matanya satu, atau emang foto musiknya itu cuma setengah bagian dari mukanya, sehingga yang terlihat cuma satu mata. Seperti ciri-ciri da**al, yang matanya cuma satu, yang satunya picek. Mulai dari Ahma* Dha**, dan antek2nya, Gag*, bahkan sampai yang memproduksi album/lagunya Mah*r Ze*n juga ada gambar satu matanya. Kemarin gue ngga sengaja liat, di album Sheri** yg baru juga ada satu mata. Trs gue yang termasuk jarang nonton ini, dikasih copy-an Les Miserab*es, duh, itu tanda ada juga. Sumpah nyesel nontonnya T____T

Wallohu a’lam sebenarnya. Entah pembuat video itu benar atau tidak, entah kaum di atas tersebut benar atau tidak secara halus mengajak kita melakukan hal yang sama atau tidak. Tetapi yang jelas, yang selalu gue ingat dalam hati dari ayat Al-Qur’an yang pernah dimanqulkan adalah… maaf lupa surat dan nomer ayatnya berapa, tetapi ayat tersebut sedang membahas kaum kaf*r, betapa mereka melakukan segala upadaya untuk tidak beribadah seperti Nabi Muhammad SAW. Kemudian Allooh berfirman, “Bagaimanapun upadaya mereka, Allooh lah Sebaik-baiknya Zat yang Berupadaya.

Nyessss di dada tuh rasanya dimanqulkan ayat ini. Ngga ada rasa takut lagi dengan upadaya mereka-mereka di atas itu, karena ya, yang Maha Segalanya itu Allooh. Mau gimanapun mereka berupadaya, berusaha mengubah bumi menjadi ‘dunia baru’, Allooh lah yang paling bisa berupadaya, yang mengetahui apa-apa yang mereka tidak ketahui, yang dapat memutarbalikkan semuanya.
Mereka rasa mereka memiliki skenario terbaik untuk menjalankan rencana mereka, tetapi Allooh lah Maha Pemilik Skenario, Alloh Maha Mengetahui apa-apa yang tampak dan tidak tampak, mereka ngga ada apa-apanya sama sekali. Bumi aja bagaikan sebuah sayap nyamuk, bagaimana dengan tipudaya mereka? Keciiiiiiiiiiil.

Ya nggak? Bener kaan? X)))

Well, ngga cuma itu aja sih. Iya memang Allooh Maha Berupadaya. Tapi tentu kita juga harus membentengi diri dari mereka-mereka itu kan, entah benar atau tidak, tapi kenyataannya memang dunia sudah makin ‘aneh’. Banyak banget kejadian yang nggak seharusnya terjadi, kenapa sekarang terjadi??? Supaya ngga ikutan ‘aneh’, tentunya kita harus menjaga diri bukan?
Allooh memang Maha Penjaga, Sebaik-baiknya Penjaga ya Allooh, maka itu kita minta penjagaan dari-Nya. Dengan cara…. banyak!🙂

Oya… hati-hati juga ya guys. Alhamdulillah gue udah ngga sering buka Tum*lr lagi. Disana timeline-nya banyak banget gambar plus quote-quote itu kan? Dengan scroll ke bawah-nya terus menerus itu, entah kenapa gue merasa ketagihan lho. Ketagihan bacain quote yang…. Aakk, hancur banget deh. Ada tuh contohnya ya yang gue inget, “Listening to music will make me calm,” atau (terjemahan bhs Indo-nya) “Di setiap kondisi, musik pasti punya lagu yang sesuai dengan kondisi kita.”

Itu menurut gue slowly akan menggerogoti kita lho. Sebuah subliminal message (pesan secara tersirat) yang menyuruh kita… udaaah.. dengerin musik aja terus, di saat-saat sedih seneng galau, dengerin musik deh pokoknya.

Padahal…. jelas banget ya di ayat Al-Qur’an juga, Allooh berfirman, “Bacalah ayat-ayatKu dan kau akan merasakan ketenangan.” Jelas banget juga di Al-Hadist, Nabi Muhammad SAW membenci kaum yang melakukan syair-syair (bernyanyi & memakai alat musik). InsyaAllooh seinget gue, bahkan ada salah satu kaum Nabi yang tadinya melakukan syair-syair tapi karena dilarang Nabi, mereka diajarkan membaca Al-Qur’an dan mereka meninggalkan kebiasaannya tersebut.

Dari Al-Hadist juga ada keterangan yang mengatakan bahwa syair-syair (bermusik) seperti orang kafir zaman dahulu itu mengeraskan hati. Membuat hati ini tak lagi mau menerima kebenaran. Na’udzubillahimindzalik. Serem banget. Dan, see?? Kalau kita dengerin musik, bahkan! membaca quote-quote sembarang kayak gitu, lama-lama akan menggerogoti kita dari dalam kaan.

Jujur, gue baru menangkap dengan jelas, mengerti maksud sebenarnya dari larangan bermusik itu juga beberapa tahun ke belakang saja. Gue pernah bermusik, gue suka dengan musik, tapi alhamdulillah… sekarang gue mau berubah banget. Gue ngga dengerin musik lagi. Terkadang ngga sengaja denger aja dari tv, atau hmm kadang-kadang masih suka buka youtube, tapi gue lagi berusahaaaa banget untuk mengganti kebiasaan itu. Alhamdulillah sekarang jadi terbiasa untuk ngga masang headphone kemana-mana, dan mendengarkan musik dr HP. Alhamdulillah.
Ada temen gue yang berani banget bahkan sampe menghapus semua folder musik di laptop/HP nya. Keren banget. Gue belum nih. Akan, insyaAllooh.

Kebiasaan-kebiasaan kaum kafir zaman dahulu lainnya banyak lho yang jadi biasa kita lakukan sekarang. Contohnya melakukan perayaan. Beuh, ini nih. Yang masih susah juga untuk ditinggalkan. Perayaan maksudnya? Ya perayaan ulang tahun, tahun baru, dan lain lain. Temen-temen, Nabi Muhammad ngga pernah sama sekali merayakan ulang tahunnya lho, ngga ada tuh milad atau maulid. Kalau ada, ya sebenernya jadi sama aja ngga sih sama kaum selain muslim.

Iya, gue pernah sangat senang diucapkan selamat ulang tahun, gue juga pernah mengucapkannya. Tapi gue mau berubah. Gue mau sedikit demi sedikit berubah untuk menjadi lebih baik. Gue sekarang ngga mau peduli dengan tanggal-tanggal ulang tahun di FB.
Mit tapi kan kalo ngga ngucapin dikiranya gak peduli… kan baik mit ngucapin doa aja

Ngedoain orang lain itu emang baik, tapi tau ngga, ada hadistnya lho, kita berpahala mendoakan orang lain di saat orang lain tersebut ngga tau kita doain. Wiih. keren kaan? bahkan, berpahala! Kenapa juga gitu harus pas ulang tahun aja? Tiap hari bisa kita doain, dan tiap hari tersebut kita mendapatkan pahala.
Dikira ngga peduli? InsyaAllooh, kalau memang kita benar-benar orang yang baik akhlaqnya, menunjukkan kepedulian itu bukan cuma dengan mengucapkan ulang tahun kok. Hehehe, maaf ya jadi ceramah.

Ini sarana untuk mengingatkan gue juga sih. Di saat mungkin nanti gue lupa, gue bisa ngingetin diri sendiri dengan membaca tulisan ini🙂

Oya, ada lagi… mengenai idola. Nahhh ini sangat-sangat mengena sekali nih ke gue! Aaahh… x___x berasa banyak salahnya deh gue. Mengidolakan seseorang apalagi yang bukan mahromnya (yang sampai menyimpan fotonya). Itu ngga boleh dilakukan lagi. Ada lho cerita sahabat Nabi yang menyimpan SATU gambar perempuan yang bukan mahromnya, kemudian dilarang oleh Nabi. Gitu aja dilarang, gimana mengidolakan? Idola itu kan udah lebih dari itu. Ckck. Mit, berubah mit.
Sebaiknya yang kita idolakan itu ya Nabi Muhammad SAW. Manusia yang diciptakan Allooh untuk jadi tauladan bagi kaumnya sampai akhir zaman. Manusia yang Allooh sempurnakan akhlaqnya ya Nabi Muhammad SAW :’))

Ayo guys, kita berubah yuk🙂 Tinggalkan yang bathil, tinggalkan yang merugikan.
Ngga lain dan ngga bukan, semua itu juga untuk kebaikan kita juga :’))

Masih inget kan poin-poinnya?

  1. Meninggalkan segala hal yang berhubungan dengan musik
  2. Meninggalkan kebiasaan merayakan ulang tahun
  3. Meninggalkan idola yang bukan mahromnya (menyimpan foto dan segala macamnya)

Wallohu a’lam. Allooh yang paling mengetahui.
Mohon diperbaiki bila ada salah kata, maksud, penjelasan ayat Qur’an dan Hadist dan pengertiannya. Alhamdulillahi jazaa kumullohu khoiroo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s