Cerita Kuliah Ibu

Dibalik Peraturan Tiga Tahun itu..


Assalamualaikum, Guys! Hehe, udah bulan Oktober aja lhooo. Cepat yaa. Bener-bener nggak kerasa. Dan janji gue untuk menceritakan cerita seru di bulan Agustus gak kesampaian. hahaha.
Lagi dan lagi, seperti itu.

Eh iya! Jumat – sabtu kemarin akhirnya gue wisuda lhooo! Alhamdulillaaah.
Akhirnya setelah tiga tahun berjuang di kampus perjuangan Politeknik Negeri Jakarta, gue lulus juga sebagai Ahli Madya Administrasi Niaga.šŸ™‚
Sebuah perjalanan hidup yang amat sangat berharga menjadi seorang mahasiswa disana itu. Walaupun, kalau diinget2 lagi yaaaah, pertama masuk PNJ itu berasa nyeseeeellll banget. Bawaannya iriiii aja ngeliat temen-temen di kampus sebelah. Apalagi situasi dan kondisi di PNJ ini yang “begitu,” hahaha.

“Begitu” gimana?
Err, well, tanya sama anak2 PNJ deh. Bangunannya, fasilitasnya, lingkungannya, …eh lingkungannya enak deeeh, hutan-hutan gituu. Berasa di Puncak, versi panasnya tapi. Haha.

Okelah itu yaa. Masuklah gue ke Jurusan AN ini kan.
Kaget juga sih lihat kondisi anak-anaknya. Kebiasaan di Labsky yang seperti itu, dan sekarang harus merasakan AN PNJ yang seperti ini. Kaget memang, tapi kagetnya nggak lama kok. Alhamdulillah gue dapat beradaptasi dengan cepat. Cepat? Eh, nggak deeeeng. Aduh labil. Hahaha. Maaf2, ternyata setelah gue inget2 lagi, gue agak lama beradaptasinya.

Terutama dengan teman-temannya. Somehow, beda banget dengan Labsky!
Disini gue ketemu teman-teman yang latar belakangnya berbeda-beda. Tinggalnya nggak ada yang deket2an, plus bervariasinya lingkungan sosial temen-temen. Yang keinget sampe sekarang ituuu…. candaannya.
Masya Alloh, kaget gue. Beneran deh.
Entah gue yang terlalu sensitif atau apa, tapi kok gue gampang sakit hati ya denger omongan anak-anak di kelas ini? perasaan, candaan di Labsky nggak begini2 amat deeeh. Selow aja. Tapi kenapa disini, bikin kuping gue panas banget yaaaa?

Haha, macem-macem deh kejadian di kelas C 2008 ini yang….kalau dirasain dulu tuh, sakit bangeeeeet. Tapi begitu diinget2 sekarang, lucu!!!šŸ˜€ Labil juga ya gue kemaren? (baru sadar mit?) hahaha. Mulai dari dosen yang super nyebelin karena tukang cerita & gayanya selangit karena dia isteri seorang perwira negara, macem2 sifat anak-anak di Kelas C, ikut-ikutan acara BEM, punya gebetan di jurusan Teknik Sipil, ikutan Polytechnic English Club, jadi kakak Penanggung Jawab Kelompok di Acara Adaptasi Mahasiswa 2010, acara Studi Ekskursi AN 2010, AN Expo 2010, magang di XL bulan Desember sampe Maret, sampe Tugas Akhir dan Sidang, dan wisuda ini.

Hihi banyak yah. Naik turunnya dinamika kehidupan sebagai mahasiswa membuat gue menjadi seseorang yang jauh lebih mengenal kepribadian diri sendiri, serta lebih menyayangi diri sendiri. Wih ini nih yang utama yang patut disyukuri. Mengingat saat-saat SMA dulu, gue adalah seseorang yang cepat memiliki pikiran negatif dan minderan.
Begitu di PNJ ini, alhamdulillah sedikit demi sedikit gue menjadi lebih dewasa dari sebelumnya.

Pun, kehidupan akademik di PNJ membuat gue menjadi seorang akademisi yang tidak hanya melulu teori, tetapi keterampilan sebagai seorang administratur dididik dari awal. Mindset kita diciptakan untuk siap menghadapi dunia kerja nantinya, sehingga saatnya magang, kita nggak merasa kaget yang berlebihan. Plus! Kemampuan yang diasah di AN ini ternyata oh ternyata….. dicari-cari banget lho sama Perusahaan.
Wihiy, bangga banget deh. (baru bangga setelah 2.5 tahun!) hahaha.

Well, memang begitu. Gue punya pesen nih, untuk mahasiswa baru di PNJ yang mungkin memiliki perasaan ‘tercemplung’ di jurang mahasiswa PNJ seperti gue…..
Nikmatin aja deh masa-masa kuliah di PNJ! Berat memang, berasa beda banget kalau dibandingin sama kuliah di Universitas biasa… ketatnya peraturan PNJ, kuliah udah kayak SMA, pake baju  harus berkerah, masuk jam setengah 8 teng, bolos harus bayar kompensasi, dll. Dinikmati aja yaaaaaaa, nanti setelah lulus baru berasa kalau semua peraturan itu dibuat untuk kita juga kok. Untuk masa depan kita juga.

Tanpa sadar, kemampuan kita itu plus plus plus lhooo. Coba deh pas Job Training nanti.
Betapa senangnya bapak-ibu perusahaan menerima kita sebagai mahasiswa magangnya. Betapa mereka sedihnya melepas kita untuk selesai dari waktu-waktu magang, karena banyaknya pekerjaan mereka yang bisa kita bantu. Rasanya itu.. menyenangkan banget deh pokoknya. dan di saat-saat itulah, lo bakal bangga jadi mahasiswa PNJ.

Hehe, yaah, walaupun itu semua tergantung kepribadian masing-masing sih.
Tapi overall memang begitu. Nih buktinya: : 1.645 Wisudawan PNJ Siap Bersaing di Era Global

Sekali lagi. Gue bangga menjadi salah satu lulusan Administrasi Niaga PNJ. Karena PNJ lah gue menjadi seperti ini sekarang. Jaya terus PNJ!šŸ™‚

One thought on “Dibalik Peraturan Tiga Tahun itu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s